Program “Menanam Mata Air” Indonesia Diakui PBB

program-menanam-mata-air-indonesia-diakui-pbb-3055492827

SEMARANG, sport.suaramerdeka.com – Konferensi Air di New York baru-baru ini, menetapkan program “Menanam Mata Air” yang digagas Indonesia mendapat pengakuan dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagaimana dilansir VOA, Senin (24/04/2023).

Adalah seorang penggiat pelestaraian lingkungan terutama pelestarian sumber air, yakni Rosita Y. Suwardi Wibawa, membuatnya hadir dalam Water Forum Conference 2023 di New York.

Melalui yayasannya Yayasan Kinarya Anak Bangsa, Rosita, 48 tahun, asal Klaten,
Jawa Tengah membentuk program “Nandur Tuk Banyu” yang dalam bahasa Indonesia berarti “Menanam Mata Air.”

Baca Juga: Kemenhub Laporkan Lebih 1 Juta Pemudik Naik Angkutan Umum pada H+2 Lebaran

Program ini merupakan upaya mendidik dan melibatkan masyarakat lokal untuk melestarikan dan mengelola sumber daya air. Program ini diawalinya lima tahun lalu di kampung halamannya di Klaten yang kesulitan air. Namun kini program itu telah meluas ke berbagai wilayah.

“Kami angkat menjadi program nasional, karena tidak hanya daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah saja yang kekeringan, ternyata di Sulawesi, Kalimantan dan Sumatra mulai ada keluhan kekeringan air. Jadi memang kebanyakan karena ekspansi manusia, ekowisata yang tanpa dibarengi dengan pelestarian air, menyebabkan hilangnya air tanah,” jelas Rosita sebagiman dilansir VOA.

Upaya ambisiusnya dituangkan dalam tiga langkah yaitu: memelihara, dan merawat mata air yang ada; memulihkan mata air yang hilang di tempat yang sama dan penanaman atau pembuatan sumber mata air baru di wilayah sasaran.

“Kita sebut ‘menanam mata air’ karena target kita adalah keluarnya air dari tanah, karena itu yang dibutuhkan sehingga kita berfokus memilih pohon yang mempunyai kapasitas dan fungsi untuk menahan air di dalam tanah, seperti preh, areh, gayam, dan beringin yang banyak menahan air.

Baca Juga: Suhu Panas Landa Asia Tenggara dan Asia Selatan, Ini Imbauan Resmi dari BMKG

Ambisi Rosita Y. Suwardi Wibawa pada pelestarian lingkungan terutama air itu, membuatnya hadir dalam Water Forum Conference 2023 di New York. Ia membagi pengalaman dengan warga dunia lain, dan membangun dukungan untuk memperkuat aksi-aksi nyata pengelolaan air yang berkesinambungan.

Pada akhir Forum Konferensi Air akhir Maret lalu, program “Menanam Mata Air” yang tujuannya sesuai dengan salah satu target pembangunan berkelanjutan PBB, yaitu: air bersih dan Sanitasi mendapat pengakuan dari PBB.

Setelah memperoleh pengakuan dari organisasi dunia itu, maka Yayasan Kinarya Anak Bangsa yang didukung oleh pemerintah Indonesia dan PBB, diberikan otoritas mengeluarkan sertifikasi untuk korporasi yang terlibat dalam program menanam air.***

Editor: Taufik A

Sumber: PBB

https://sport.suaramerdeka.com/news/9768589855/program-menanam-mata-air-indonesia-diakui-pbb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *